Selasa, 14 Februari 2012

BESARAN, SATUAN, DAN PENGUKURAN

A.      Mengukur adalah membandingkan satu besaran dengan besaran lain yang sejenis yang telah ditetapkan sebagia satuan.
B.      Besaran adalah segala sesuatu yang dapat di ukur dan di nyatakan denagn angka.
C.      Besaran terdiri:
1.       Besaran pokok : panjang, massa, waktu, kuat arus, intensitas cahaya, jumlah molekul, suhu.
2.       Besaran turunan : semau besran selain besaran pokok (luas, volume, kecepatan, dan lain - lain).
D.      Satuan adalah suatu pembanding di dalam pengukuran. Satuan terdiri dari :
1.       Satuan baku : tetap dan berlaku dimana – mana.
2.       Satuan tidak baku : tidak tetap dan tidak berlaku dimana – mana.
E.       Sistem Internasional (SI) adalah system satuan yang digunakan di seluruh dunia.
F.       Alat ukur : alat yang digunakan untuk mengukur suatu besaran.
G.     Besaran, satuan dan alat ukur
No.
Besaran
Satuan
Alat ukur
  1.
Panjang
Meter (m)
Mistar (penggaris)
2.
Massa
Kilogram (kg)
Neraca
3.
Waktu
Detik (s)
Stopwatch
4.
Suhu
Kelvin (K)
Thermometer
5.
Kuat arus listrik
Ampere (A)
Ampere meter
6.
Gaya
Newton (N)
Neraca pegas
7.
Keljuan
m/s
Speedometer
H.      Alat ukur panjang
1.       Mistar : ketilitian 1 mm
2.       Jangka sorong : ketelitian 0,1 mm
3.       Micrometer sekrup : ketelitian 0,01 mm
I.        Suhu adalah derajat tingkatan panas suatu benda.

WUJUD ZAT DAN MASSA JENIS

A.      Wujud zat
Padat
Cair
Gas
Volume dan Bentuk Tetap
Volume tetap, bentuk berubah teratur dan berjauhan lemah
Volume dan bentuk berubah sangat tidak teratur sangat lemah
Susunan Partikel teratur
Bebas bergerak
Sanngat bebas bergerak
Gaya tarik antar partikel kuat


Pertikel tidak bebas bergerak



Perubahan Wujud Zat
1.       Membutuhkan Kalor
Ketika suatu zat di beri kalor akan menyebabkan gerakan partikel penyusun zat menjadi lebih aktif à gaya tarik antar partikel melemah àsusunan partikel berubah àzat berubah wujud.
Melebur / mencair          : perubahan padat ke cair
Menguap                            : perubahan cair ke gas
Menyublim                         : perubahan padat ke gas (tanpa melalui fase)
2.       Ketika suatu zat melepas kalor (suhu) di turunkan akan menyebabkan gerakan pertikel lebih lambat à gaya tarik antarpartikel menguat à susunan partikel berubah à zat berubah wujud.
Membeku                                           : perubahan cair ke padat
Mengembun                                     : perubahan gas ke cair
Menyublim/mengkristal                              : perubahan gas ke padat
B.      Adhesi dan Kohesi
Adhesi adalah gaya tarik antar partikel yang tidak sejenis. Kohesi adalah gaya tarik antarpartikel yang sejenis.

Jika dua buah zat yang bercampur mempunyai Adhesi > Kohesi maka :
a.       Kedua zat akan saling menempel contoh : air dengan kaca, tinta dengan kertas, bedak dengan kulit, cat denagn tembok dan lain – lain.
b.      Bentuk permukaan cekung.
Jika dua buah zat yang bercampur mempunyai Adhesi < Kohesi maka :
a.       Kedua zat tidak dapat bercampur (tidak menempel), contoh : air dengan minyak, raksa dengan kaca, air denagn daunt alas dan lain – lain.
b.      Bentuk permukaan cembung.
Jika dua buah zat yang bercampur mempunyai Adhesi = Kohesi maka :
a.       Kedua zat akan tercampur merata, contoh : air dengan alcohol, air denagn susu dan lain – lain.
b.      Bentuk permuakaan datar.
C.      Massa Jenis
Massa jenis adalah hasil bagi anatara massa dengan volume.


ρ =

ρ          = massa jenis (gr / cm3 atau kg / m3 )
m         = massa (gr atau kg)
V          = volume (cm3 atau m3)

kurnia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar